Siswa-siswi sekolah menengah sampai umum tentu familiar dengan nama Chairil Anwar, tentu saja Chairil Anwar adalah seorang penulis yang melahirkan banyak karya.
Saya kutip dari laman Wikipedia, tercatat Chairil Anwar menulis 75 puisi, 7 prosa, dan 3 koleksi puisi. Namun juga menerjemahkan 10 puisi dan 4 prosa. Kebanyakan puisi-puisi asli Anwar dimasukkan dalam versi koleksinya: Deru Campur Debu, Kerikil-Kerikil Tajam dan yang Terampas dan yang Putus (keduanya 1949), dan Tiga Menguak Takdir (1950).
Pada tahun 1956, HB Jassin mengumpulkan dan mendokumentasikan sebagian besar karya-karya Anwar yang masih tersisa dalam buku berjudul Chairil Anwar: Pelopor Angkatan 45,[1] dan pada tahun 1970 Burton Raffel menerbitkan terjemahan bahasa Inggris dari karya-karya asli Anwar dalam buku berjudul The Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar.
Berikut ini 75 Puisi Karya Chairil Anwar:
- 1943
- Aku
- ?
- Ajakan
- Aku Berada Kembali
- Aku Berkisar Antara Mereka
- Bercerai
- Betina-nya Affandi
- Buat Album D.S
- Buat Gadis Rasyid
- Buat Nyonya N
- Catastrophe
- Catetan Tahun 1946
- Cerita
- Cerita Buat Dien Tamaela
- Cintaku Jauh di Pulau
- Dalam Kereta
- Dari Dia
- Dendam
- Derai-Derai Cemara
- Dimesjid
- Diponegoro
- Doa
- Hampa
- Hukum
- Ina Mia
- Isa
- Kabar Dari Laut
- Kawanku dan Aku
- Kenangan
- Kepada Kawan
- Kepada Pelukis Affandi
- Kepada Peminta-Peminta
- Kepada Penyair Bohang
- Kesabaran
- Kita Guyah Lemah
- Krawang-Bekasi
- Kupu Malam dan Biniku
- Lagu Biasa
- Lagu Siul
- Malam
- Malam di Pegunungan
- Mari
- Merdeka
- Mirat Muda, Chairil Anwar
- Mulutmu Mencubit Mulutku
- Nisan
- Nocturno (Fragment)
- Orang Berdua
- Pelarian
- Pemberian Tahu
- Penerimaan
- Penghidupan
- Perhitungan
- Prajurit Jaga Malam
- Persetujuan dengan Bung Karno
- Puncak
- Rumahku
- Sajak Buat Basuki Resobowo
- Sajak Putih
- Sebuah Kamar
- Selama Bulan Menyinari Dadanya Jadi Pualam
- Selamat Tinggal
- Sendiri
- Senja di Pelabuhan Kecil
- Sia-Sia
- Siap-Sedia
- Yang Terampas dan Yang Luput
- Sorga
- Tuti Artic
- Taman
- Suara Malam
- Sudah Dulu Lagi Terjadi Begini
- Situasi